فجرکالا
0 محصولات نمایش سبد خرید

سبد خرید شما خالی است.

Mars, Planet Yang Menjadi Buah Bibir Bisa Ditinggali Manusia

Kolonisasi Mars (atau pemukiman Mars ) telah menarik minat asal badan-badan ruang angkasa publik dan perusahaan partikelir serta telah menerima perlakuan hipotetis yg luas dalam penulisan fiksi ilmiah, film, serta seni.

Organisasi telah mengusulkan bonus new member 200 rencana buat misi manusia ke Mars, langkah pertama menuju upaya kolonisasi, namun tidak ada orang yg menginjakkan kaki di planet ini atau perjalanan balik yang dicapai. namun, pendarat dan penjelajah sudah berhasil menjelajahi permukaan planet dan menyampaikan gosip tentang syarat pada darat.

Alasan buat Judi Slot Online Jackpot Terbesar menjajah Mars termasuk rasa ingin tahu, potensi insan buat menyampaikan penelitian observasional yg lebih mendalam daripada penjelajah tanpa awak, kepentingan ekonomi pada sumber dayanya, dan kemungkinan bahwa pemukiman planet lain dapat mengurangi kemungkinan kepunahan insan.

Kesulitan serta bahaya termasuk gambaran radiasi selama bepergian ke Mars dan di permukaannya, tanah beracun, gravitasi rendah, isolasi yg menyertai jeda Mars dari Bumi, kekurangan air, dan suhu dingin

Di tahun 2012, dilaporkan bahwa beberapa lichen serta cyanobacteria bertahan dan memberikan kapasitas adaptasi yg luar biasa buat fotosintesis sesudah 34 hari dalam kondisi simulasi Mars pada Mars Simulation Laboratory (MSL) yg dikelola sang German Aerospace Center (DLR).

Beberapa ilmuwan berpikir bahwa cyanobacteria bisa berperan dalam pengembangan pos-pos berawak mandiri di Mars. Mereka mengusulkan bahwa cyanobacteria bisa digunakan secara eksklusif buat banyak sekali software, termasuk produksi kuliner, bahan bakar, dan oksigen, namun jua secara tidak langsung: produk dari kultur mereka dapat mendukung pertumbuhan organisme lain, membuka jalan ke berbagai organisme pendukung kehidupan. proses berdasarkan sumber daya Mars.

Manusia sudah menjelajahi bagian-bagian Bumi yang cocok menggunakan beberapa kondisi di Mars. berdasarkan data rover NASA, suhu di Mars (di garis lintang rendah) seperti dengan yg terdapat di Antartika.

Tekanan atmosfer pada ketinggian tertinggi yang dicapai sang pendakian balon yg dikemudikan (35 km (114.000 kaki) di tahun 1961, 38 km di tahun 2012) serupa dengan yang ada pada bagian atas Mars. tetapi, pilot tidak terkena tekanan yang sangat rendah, sebab akan membunuh mereka, tetapi duduk pada kapsul bertekanan.

Kelangsungan hayati insan di Mars akan membutuhkan hayati di tempat asal Mars sintesis menggunakan sistem pendukung kehidupan yang kompleks. galat satu aspek kunci dari ini merupakan sistem pengolahan air. karena sebagian akbar terbuat asal air, manusia akan meninggal pada hitungan hari tanpa air.

Bahkan penurunan 5–۸% total air tubuh menyebabkan kelelahan dan pusing dan 10% penurunan gangguan fisik dan mental (Lihat kehilangan cairan tubuh ). seseorang pada Inggris rata-rata menggunakan 70-140 liter air per hari.

Melalui pengalaman serta pelatihan, para astronot pada ISS telah membagikan kemungkinan buat memakai jauh lebih sedikit, serta bahwa lebih kurang 70% berasal apa yg dipergunakan bisa didaur ulang memakai sistem pemulihan air ISS. (contohnya, setengah asal seluruh air digunakan selama hujan.)

Sistem serupa akan diharapkan di Mars namun wajib jauh lebih efisien, karena pengiriman air secara robotik ke Mars akan sangat mahal (ISS dipasok). dengan air empat kali per tahun). Akses potensial ke air di lokasi (beku atau lainnya) melalui pengeboran telah diselidiki oleh NASA.